Kamis, 03 Maret 2011

Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia


Dalam meningkatkan kualitas hidup ada hal-hal yang berpengaruh yaitu sumberdaya alam dan sumberdaya manusia. Sumberdaya alam yang sudah tersedia harus bisa dimanfaatkan oleh manusia dengan sebaik-baiknya. Dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas hidup manusia, sumberdaya alam (natural resoureces) perlu dibarengi dengan peningkatan teknologi. Jadi faktor-faktor tersebut harus sinkron jika menginginkan suatu negara mempunyai kualitas hidup yang baik. Sumberdaya alam tidak akan bermanfaat jika manusianya tidak bisa mengelola secara baik. Dalam mengelola SDA tersebut juga harus memperhatikan keberlanjutan SDA tersebut supaya masih bisa dimanfaatkan untuk masa yang akan datang.
Teknologi merupakan penggunaan dan pengetahuan mengenai alat-alat, baik yang baru ditemukan atau sudah ada sebelumnya yang bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia. Teknologi secara signifikan mempengaruhi manusia untuik mengontrol dan beradaptasi dengan dengan lingkungan alami mereka. Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekitarnya dalam beberapa cara. Dalam banyak masyarakat, teknologi telah membantu mengembangkan lebih maju ekonomi (termasuk ekonomi global). Banyak teknologi proses produksi yang tidak diinginkan oleh-produk, yang dikenal sebagai polusi, dan menguras sumber daya alam, sehingga merugikan dari bumi serta lingkungan . Berbagai implementasi teknologi mempengaruhi nilai-nilai suatu masyarakat dan teknologi baru sering menimbulkan pertanyaan etika baru. Contohnya termasuk munculnya gagasan tentang efisiensi dalam hal produktivitas manusia
Teknologi di masa sekarang sudah sangat maju, baik dari teknologi informasi, maupun alat-alat teknologi yang sudah semakin canggih. Alat-alat yang sudah canggih tersebut jelas mampu dalam menunjang peningkatan aspek-aspek kehidupan. Misalnya teknologi yang bisa menunjang daur ulang sampah. Kita tahu bahwa, tingkat kesadaran masyarakat tentang daur ulang sampah masih amat rendah. Konsumen bisa ikut gerakan peduli lingkungan dengan membantu daur ulang sampah. Sebagai contoh daur ulang ponsel bekas berdampak positif terhadap lingkungan. Sebuah ponsel bekas yang telah didaur ulang bisa mengurangi emisi gas karbon dioksida 12.585 kilogram. Situs www.epa.gov menyebutkan, 2 juta ponsel yang didaur ulang mengurangi dampak emisi gas rumah kaca setara polusi dari 1.368 kendaraan bermotor selama setahun.[1]


[1]
                [1] http://digilib-ampl.net/detail/detail.php?row=1&tp=kliping&ktg=sampahdalam&kode=9040 (diakses 28 Februari 2011, pukul 22:40)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar